RSS

Jika Aku Menjadi………

05 Jan

Jika Aku Menjadi – adalah salah satu acara unggulan dari salah satu tivi swasta di Indonesia, yaitu Trans TV. Nih acara biasanya tiap hari minggu jam 17.30 wib sampai jam 18.00 wib. Hampir tiap hari minggu daku ga pernah lewatin nih acara tivi. Jadi sebelum sholat magrib, daku liat nih acara dulu. Karena menurut daku nih acara bagus banget.

Banyak hal yang bisa kita ambil hikmahnya di acara ini. Ini menurut daku lho. Acara ini mengajarkan kepada kita untuk memandang sekeliling kita. Mengajarkan kepada kita untuk selalu melihat kebawah.

Kenapa demikian ??????

Acara ini merupakan jenis acara reality show. Dimana yang menjadi targetnya adalah orang-orang yang kehidupannya serba kekurangan. Tapi dengan catatan orang-orang yang menjadi target tersebut adalah orang-orang yang tidak menyerah dengan keadaannya. Artinya mereka tetap berusaha untuk bisa menghidupi keluarganya, walaupun harus bekerja dengan susah payah.

Sedangkan yang menjadi guest atau tamu acara ini adalah mereka-mereka yang (mungkin) bisa kita anggap kehidupannya sudah mapan. Karena mereka dari berbagai macam profesi. Ada yang mahasiswa, pengusaha, executive muda, pokoknya mereka yang sudah bisa dikatakan taraf kehidupannya mapan.

Adapun inti dari acara ini adalah guest atau tamu harus mengikuti kehidupan dari target. Jadi semisal si target tinggal di daerah kumuh ya guest harus ikut tinggal disana. Jika si target pekerjaan sehari-harinya adalah tukang parkir, maka guest harus ikut bekerja sebagai tukang parkir. Itu hanya sebagian kecil contoh saja.

Guest harus merasakan kehidupan sehari-hari dari target. Apapun yang dikerjakan target, guest harus melakukannya juga. Dengan demikian guest benar-benar bisa merasakan kehidupan yang serba kekurangan. Karena memang inilah inti dari acara ini.

Yaitu mengajarkan kepada kita bahwa masih banyak masyarakat indonesia yang hidup serba kekurangan. Banyak yang harus jatuh bagun untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kadang mereka ga berpikir hari esok seperti apa, tapi bagi mereka bisa melewatkan hari ini saja sudah sangat beruntung. Nah bagi mereka-mereka yang taraf kehidupannya sudah bisa dikatakan mapan hendaknya jangan sombong dan mau berbagi dengan sekitarnya. Jangan mengumbar kemewahan, dimana masih banyak mereka yang hidup susah.

Dari acara ini, saya pribadi punya ide. Bagaimana kalo yang jadi guest atau tamu acara adalah para pejabat negara kita. Seperti para Menteri, Anggota DPR – MPR dan pejabat negara lainnya. Biar mereka merasakan hidup susah. Biar mereka mengerti bahwa masih banyak rakyatnya yang hidup susah. Biar mereka merasakan kesusahan yang dialami rakyatnya. Mungkin dengan ikut acara seperti ini, bisa membuka mata dan hati nurani mereka. Biar ga pada korupsi. Jadi kalo mo berbuat “nakal” mikir-mikir dulu.

Bagaimana kira-kira ada yang setuju dengan ide saya ga ya?????

Yang mungkin belum pernah nonton acara ini, coba sekali-kali anda menontonnya. Ga rugi kok. Acara menarik sekali.

LET’S MAKE A BETTER TUMORROW…………….

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 05/01/2009 in curhat

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

4 responses to “Jika Aku Menjadi………

  1. cenya95

    05/01/2009 at 7:16 am

    Acara yang bagus …
    Sayang hadiahnya terkadang tidak memikirkan masa depannya. Misal : diberi listrik, bagaimana cara mereka membayar biaya pemakaiannya atau abodemennya ? Seorang petani diberi warung untuk berdagang, biasa bertani seakan-akan dipaksa merubah profesi menjadi pedagang. Aneh…?
    Kalo para pejabat yang jadi bintang tamunya… pasti tidak mau… lebih baik langsung memberikan bantuannya.
    saya setuju dengan “LET’S MAKE BETTER TOMORROW”
    Merdeka dari kemiskinan.

     
    • thoyenx

      05/01/2009 at 7:29 am

      trims ya cenya atas komennya.
      iya juga sih. tapi setidaknya daripada dikasih uang tunai, nti malah cepet habis ga karuan dan membuat mereka malas. kalo saya setuju lebih baik mereka dikasih sesuatu yang bisa di berdayakan dikemudian harinya. tapi dengan catatan disesuaikan dengan kondisi mereka. kalo hadiahnya sesuatu yang bisa diberdayakan, dikemudian hari bisa dijadikan tumpuan. tinggal gimana si pelakunya aja menjalankan apa yang sudah diberikan. ini pendapat saya lho ya….kalo pejabat sih saya setuju…pasti ga mau…hehehehe…mana mau ya mereka hidup susah…mending menikmati hidupnya yang serba ada….wong hidup enak kok dibikin susah ya…hihihihihi…..yah setidaknya tuh acara lumayan tuk dijadikan wacana…..oek deh…sori ya jika ada komen saya yang kurang berkenan di hati….yang pasti saya ingin rakyat indonesia bisa keluar dari masalah kemiskinan…..LET’S MAKE A BETTER TUMORROW……….

       
  2. diah

    23/01/2009 at 6:08 am

    acaranya bagus bangetz….
    bukan mau ngasih komentar sihh,, tapi mau tanya2 dulu.
    Kalo keluarga yang di ikutsertakan dalam acara ini, APA & Bagaimana Profil keluarga itu? ada syaratnya ga, apa aja ya???
    kebetulan saya kenal 1 keluarga yang menurut saya dibawah rata2,keluarga ini tinggal didaerah Sukabumi..
    Orangtua sbg buruh tani trus punya anak 4, yang pertama udah nikah n pisah rumah, yang kedua kerja diBogor, yang k’3 masih sekolah kelas 1MTs(SMP) dan yang bungsu kelas 1SD.. saya ga tau bgmn kluarga ini membiayai sekolah anaknya, 2anak pertama hanya sampai SMP, bahkan tanah tempat mereka tinggal sudah digadaikan…
    saya udah pernah kirim email, tp ga ada balasan…
    saya harap setelah ini ada balasannya, segera…!!

     
    • thoyenx

      23/01/2009 at 4:06 pm

      trims ya diah atas komennya….but i’m sori nih, kalo untuk pertanyaan diah kayanya saya terus terang tidak bisa menjawab. karena apa….karena saya sendiri tidak tau kriteria keluarga yang seperti apa yang dipilih oleh tipi swasta tersebut. kalo dari cerita diah, menurut saya sih sepertinya bisa tuh dimasukkan dalam acara tipi tersebut. tapi ya itu tadi saya tidak tau kriteriannya. karena keputusan ada pada tim yang mengeluarkan acara tersebut. tapi saya ada usul nih, coba mba diah liat acaranya dulu, nah diakhir dari acara nanti ada info siapa tim yang mengemas acara tersebut. kalo memang lewat imel ya ada tanggapan, coba telpon langsung dan tanyakan kriteria keluarga yang sperti apa yang bisa dipilih. sekali lagi saya mohon maap, semoga diah tidak kecewa…..
      LET’S MAKE A BETTER TOMORROW

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: