RSS

Pilih Yang Mana..?????

09 Jan

Temenku yang satu ini (Mr. Topik) ga pernah absen ngirimin daku imel. Dan yang menariknya dia selalu mengirimkan imel yang bermutu. Sepintas lalu memang seperti lelucon, tapi dibalik itu semua jika kita telaah lagi, mengandung suatu makna yang mendalam. Jika kita renungkan ada makna yang tersembunyi disetiap imelnya. Mungkin anda juga bisa mengetahui makna apa yang terkandung di imel itu. Silahkan anda renungkan sendiri ya….

Selamat merenung……………….


Mending jadi  ORANG BODOH yang PINTAR atau ORANG PINTAR yang BODOH ?

1.  Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.


2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang Pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.


3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.


4.  Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia suruh orang Pintar untuk membuatnya.


5.  Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh Karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.


6.  Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu Orang Pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.


7.  Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.


8.  Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang Pintar yang bekerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang Pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.


9.   Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang Pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.


10.  Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.

11.  Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe iong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
1. Jadi mending jadi orang pintar atau orang bodoh?
2. Pinteran mana antara orang pintar atau orang bodoh ?
3. Mulia mana antara orang pintar atau orang bodoh?
4. Susah mana antara orang pintar atau orang bodoh?

KESIMPULAN:
1. Jangan lama-lama jadi orang pintar, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah orang bodoh yang pintar daripada jadi orang pintar yang bodoh.
3.Kata kuncinya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pintar berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut dan mengabdi pada orang bodoh.

Bagaimana..??? Sudah menentukan pilihan…???? Kira-kira mana yang anda pilih…????


LET’S MaKE A BETTER TOMORROW……………….



 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 09/01/2009 in curhat

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: